Tuesday, February 3, 2026

Peta Soal Ujian PKWU Kelas XII

Peta Soal Ujian PKWU Kelas XII

1. Topik: Rekayasa (Sistem Kendali Sensor & Arduino)

Bagian ini fokus pada kemampuan siswa dalam merancang solusi teknologi tepat guna.

Sub-Topik

Indikator Pencapaian

Bentuk Soal


Komponen Arduino

Mengidentifikasi fungsi Pin Digital/Analog, Breadboard, dan Mikrokontroler.

Pilihan Ganda

Jenis-Jenis Sensor

Membedakan fungsi sensor (Ultrasonik, LDR, PIR, DHT11) dalam kehidupan sehari-hari.

Pilihan Ganda


Logika Pemrograman

Menganalisis potongan kode (sketch) sederhana (Void Setup & Void Loop).

Pilihan Ganda


 

2. Topik: Kerajinan (Pasar Lokal & Global)

Fokus pada pengembangan produk kerajinan yang memiliki nilai jual dan identitas budaya.

Sub-Topik

Indikator Pencapaian

Bentuk Soal


Eksplorasi Ide

Menentukan inspirasi budaya untuk produk kerajinan pasar lokal.

Pilihan Ganda


Teknik Produksi

Menjelaskan tahapan produksi (Pembahanan, Pembentukan, Perakitan, Finishing).

Pilihan Ganda


Kualitas & Kemasan

Menganalisis fungsi kemasan sebagai pelindung dan media pemasaran (Branding).

Pilihan Ganda

 

3. Topik: Kewirausahaan (Perencanaan & Strategi)

Bagian ini menguji mentalitas bisnis dan kemampuan manajerial siswa.

Sub-Topik

Indikator Pencapaian

Bentuk Soal


Analisis SWOT

Melakukan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats pada usaha rekayasa/kerajinan.

ESAI/Pilihan Ganda


Perhitungan BEP

Menghitung Break Even Point (Titik Impas) produksi menggunakan rumus biaya tetap dan variabel.

ESAI/Pilihan Ganda


Strategi Pemasaran

Menerapkan konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion) di era digital.

Pilihan Ganda




 


Thursday, January 29, 2026

Kemasan Bahan Baku kertas

Membuat kemasan berbahan kertas bukan sekadar melipat karton, tapi merupakan perpaduan antara estetika desain, perlindungan produk, dan keberlanjutan lingkungan. Sebagai AI yang suka membantu, saya telah merangkum panduan komprehensif untuk Anda.
1. Mengenal Jenis Bahan Baku Kertas Sebelum masuk ke proses pembuatan, penting untuk memilih "senjata" yang tepat sesuai kebutuhan produk: Kertas Kraft: Sangat kuat dan tahan robek. Biasanya digunakan untuk paper bag atau pembungkus luar. Art Paper/Art Card: Memiliki permukaan licin (glossy) atau halus (doff). Cocok untuk kemasan produk premium yang butuh cetakan warna tajam. Ivory: Kombinasi antara kekuatan dan estetika. Satu sisi putih bersih (untuk cetak), sisi lain agak kasar. Umum digunakan untuk kotak kosmetik atau makanan. Corrugated Paper (Kardus Bergelombang): Terdiri dari lapisan bergelombang di tengah. Digunakan untuk perlindungan ekstra (pengiriman barang berat). Duplex: Kertas dengan satu sisi putih dan satu sisi abu-abu. Ekonomis, sering digunakan untuk kotak nasi atau martabak. 
 2. Tahapan Proses Pembuatan Proses ini biasanya mengikuti alur kerja profesional di industri percetakan: A. Perancangan Struktur (Dieline) Ini adalah langkah paling krusial. Anda harus membuat jaring-jaring kotak dalam bentuk 2D. Garis Putus-putus: Untuk area lipatan. Garis Solid: Untuk area potong. Lidah Lem (Glue Flap): Area tambahan untuk merekatkan kemasan. B. Desain Grafis & Layout Setelah strukturnya siap, masukkan elemen visual seperti logo, informasi nutrisi, kode QR, dan warna brand. Pastikan menggunakan format warna CMYK agar hasil cetak sesuai dengan desain di layar. C. Pencetakan (Printing) Desain dipindahkan ke media kertas menggunakan mesin offset (untuk jumlah besar) atau digital printing (untuk jumlah sedikit). D. Finishing (Sentuhan Akhir) Agar kemasan terlihat mewah dan tahan lama, tambahkan teknik finishing: Laminasi: Lapisan plastik tipis (Glossy atau Doff). UV Spot: Memberikan efek mengkilap hanya pada bagian tertentu (misal: hanya pada logo). Emboss/Deboss: Memberikan tekstur timbul atau tenggelam pada kertas. Foil Stamping: Memberikan warna logam (emas/perak). E. Die-Cutting & Glueing Kertas dipotong sesuai bentuk dieline menggunakan pisau pond, kemudian dilipat dan dilem pada bagian lidah lem. 3. Keunggulan Kemasan Kertas Kenapa harus kertas? Berikut adalah faktanya: Ramah Lingkungan: Mudah terurai (biodegradable) dan dapat didaur ulang. Fleksibilitas: Mudah dibentuk, dipotong, dan dikustomisasi. Bobot Ringan: Mengurangi biaya pengiriman dibandingkan kemasan kaca atau logam. Citra Brand: Memberikan kesan "organik" dan "eksklusif" di mata konsumen.
tugas kelompok : 1 anak : 3-4 anak, MEMBUAT DESAIN KEMASAN BERBAHAN BAKU KERTAS

Monday, January 26, 2026

TENUN TROSO

 



Tenun Troso adalah kerajinan kain tenun ikat tradisional yang berasal dari Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Berbeda dengan batik yang motifnya dibuat dengan malam (lilin), motif Tenun Troso terbentuk dari proses pengikatan benang pakan atau lusi sebelum dicelupkan ke dalam warna.

2. Sejarah Singkat

Keahlian menenun di Desa Troso diperkirakan sudah ada sejak abad ke-19. Awalnya, warga desa hanya membuat kain tenun polos untuk kebutuhan pakaian sehari-hari atau perlengkapan ibadah. Seiring waktu, para perajin menyerap teknik Tenun Ikat dari daerah lain (seperti Bali dan Flores) dan mengembangkannya hingga menjadi identitas khas Jepara yang dikenal hingga mancanegara.


3. Karakteristik dan Ciri Khas

  • Teknik Ikat: Motif dihasilkan melalui proses ikat yang sangat rumit pada benang sebelum ditenun.

  • Motif yang Dinamis: Tenun Troso sangat fleksibel. Perajin mampu mengadopsi motif Nusantara (seperti motif Sumba, Toraja, atau Dayak) namun tetap memiliki sentuhan lokal Jepara.

  • Bahan Baku: Umumnya menggunakan benang katun (untuk kenyamanan) atau benang sutra (untuk kesan mewah).

  • Tekstur: Kain cenderung lebih tebal, kuat, namun tetap lembut setelah beberapa kali pencucian.


4. Proses Pembuatan (Tahapan Produksi)

Pembuatan Tenun Troso memerlukan ketelitian tinggi melalui tahapan berikut:

  1. Pengetengan: Menyusun benang secara sejajar pada alat yang disebut palangan.

  2. Pencukiran/Pola: Membuat pola gambar pada benang-benang yang sudah tertata.

  3. Pengikatan: Bagian benang yang akan diberi warna berbeda diikat menggunakan tali plastik (rafia) agar tidak terkena warna saat pencelupan (prinsipnya mirip tie-dye).

  4. Pewarnaan: Benang dicelupkan ke dalam larutan warna. Bagian yang diikat akan tetap berwarna putih (atau warna dasar).

  5. Pelepasan Ikat: Tali pengikat dilepas, sehingga muncul motif pada benang.

  6. Penenunan: Benang yang sudah bermotif disusun pada Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) untuk ditenun menjadi lembaran kain.


5. Alat Utama: ATBM

Ciri utama produksi Tenun Troso adalah penggunaan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Alat ini digerakkan oleh tenaga manusia secara manual, bukan mesin otomatis. Hal ini menjaga kualitas "seni" dan eksklusivitas pada setiap helai kainnya.

Alat utama pembuat Tenun Troso, Jepara, adalah Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM), sebuah mesin manual berbasis kayu yang efisien untuk memproduksi tenun ikat berkualitas. Prosesnya melibatkan alat pendukung seperti jontro (penggulung benang), teropong (sekoci), sisir (merapatkan benang), dan bum (penggulung lungsi). 
Komponen Utama dan Alat Pembuatan Tenun Troso:
  • ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin): Rangka utama tempat menenun yang dioperasikan manual.
  • Jontro: Alat untuk menggulung benang pakan (benang horizontal) ke palet.
  • Teropong/Sekoci: Wadah untuk benang pakan yang digerakkan bolak-balik.
  • Sisir: Alat untuk merapatkan benang pakan agar hasil tenunan padat.
  • Bum (Beam): Gulungan benang lungsi (benang vertikal).
  • Karap: Alat pengatur benang untuk membentuk motif.
  • Alat Ikat (Tali rafia/plastik): Digunakan untuk mengikat benang saat membentuk motif (proses pencelupan).
  • Wajan dan Tungku Pewarnaan: Digunakan dalam tahap pewarnaan benang

6. Fungsi dan Kegunaan

Seiring perkembangan zaman, penggunaan Tenun Troso telah meluas:

  • Busana Formal: Seragam kantor, kemeja pria, dan blus wanita.

  • Busana Adat/Pesta: Sarung, kebaya, dan selendang.

  • Interior: Taplak meja, sarung bantal, hingga hiasan dinding.

  • Aksesori: Tas, sepatu, dan dompet berbahan tenun.

MENU MATERI PRAKARYA DAN KERAJINAN

MATERI KERAJINAN

DAFTAR MATERI:


-

lMATERI REKAYASA


PKWU

DAFTAR MATERI:


DATA LIST VIDEO SISWA


- DATA MENU DAN TUGAS -

Klik Menu untuk masuk kedalam Menu:

LINK ULANGAN