1. Tahap Pembuatan (Produksi)
Kunci utama keripik yang premium adalah tekstur yang renyah dan warna yang cerah (tidak gosong).
Pemilihan Bahan: Gunakan singkong jenis "mentega" atau singkong putih yang masih segar (maksimal 2 hari setelah panen).
Pengirisan: Gunakan alat pengiris (slicer) agar ketebalannya konsisten. Ketebalan ideal adalah 1 mm - 1.5 mm.
Pencucian & Perendaman: Cuci irisan singkong hingga airnya bening (menghilangkan pati). Rendam dalam air hangat yang dicampur sedikit baking soda dan garam selama 30 menit untuk hasil ekstra renyah.
Penggorengan: Gunakan teknik deep frying dengan suhu minyak sekitar 170°C - 180°C. Jangan memasukkan terlalu banyak irisan sekaligus agar suhu minyak tidak turun drastis.
Penirisan: Ini krusial. Gunakan alat spinner (peniris minyak) agar keripik tidak cepat tengik dan tetap renyah lebih lama.
2. Tahap Pengemasan (Packaging)
Kemasan berfungsi sebagai pelindung sekaligus penarik minat pembeli.
| Jenis Kemasan | Kelebihan | Cocok Untuk |
| Standing Pouch (Aluminium Foil) | Paling kedap udara, melindungi dari sinar matahari, terlihat premium. | Penjualan Supermarket/Online. |
| Plastik PP/PE Tebal | Transparan (produk terlihat), biaya lebih murah. | Penjualan di warung atau pusat oleh-oleh. |
| Standing Pouch (Craft Paper) | Terlihat organik dan ramah lingkungan. | Target pasar kelas atas/kafe. |
Tips Pengemasan:
Gunakan alat Hand Sealer atau Continuous Band Sealer untuk memastikan kerapatan maksimal.
Pertimbangkan penggunaan Nitrogen Flushing (pengisian gas nitrogen) agar kemasan menggembung. Ini mencegah keripik hancur saat pengiriman dan menjaga kesegaran.
3. Tahap Perlabelan (Labeling)
Label adalah wajah dari brand Anda. Berdasarkan aturan BPOM, label yang baik minimal harus memuat:
Nama Produk & Brand: Misal: "Singkong Krispi Mak Nyos".
Daftar Bahan (Komposisi): Urutkan dari bahan yang volumenya paling besar.
Berat Bersih (Netto): Misal: 100g, 250g.
Nama & Alamat Produksi: Nama UKM atau perusahaan serta lokasi kota.
Legalitas: Nomor P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) atau BPOM MD, serta logo Halal.
Tanggal Kadaluwarsa: Gunakan format "Baik digunakan sebelum: DD/MM/YYYY".
Kode Produksi: Untuk memudahkan pelacakan jika ada komplain.
Tip Desain: Gunakan warna yang membangkitkan selera seperti merah, oranye, atau kuning. Pastikan font mudah dibaca dan ada foto produk yang menggiurkan atau jendela transparan kecil pada kemasan.
link latihan : https://script.google.com/macros/s/AKfycbwWBy83DUoCwgMCppNXt_DG2ETEVYj9ZUoF-k1DRJ-d67TtKhhpz7Xmc5sk5P4HJkBb/exec?p=game token : smanca



10:15 AM
Ar1f54
Posted in:
0 comments:
Post a Comment