Kardus atau secara teknis disebut Corrugated Paperboard bukan sekadar kertas tebal. Ia dirancang dengan struktur bergelombang untuk memberikan kekuatan mekanis dalam melindungi produk.
1. Struktur Utama Kardus
Kardus terdiri dari dua komponen utama:
Liner: Bagian kertas datar yang menjadi lapisan luar dan dalam.
Fluting: Bagian kertas bergelombang yang berada di tengah. Fungsinya adalah sebagai bantalan (cushioning) dan penahan benturan.
2. Jenis Kardus Berdasarkan Jumlah Lapisan (Ply)
Berdasarkan ketebalannya, kardus dibagi menjadi beberapa tipe yang fungsinya berbeda-beda:
A. Single Face
Hanya terdiri dari satu lapis liner dan satu lapis fluting (bergelombang di satu sisi).
Sifat: Sangat fleksibel, mudah digulung.
Fungsi: Sebagai pelapis tambahan di dalam kemasan untuk melindungi barang dari goresan (misal: membungkus kaki furnitur atau botol kaca).
B. Single Wall (Double Face)
Terdiri dari dua lapis liner datar yang menjepit satu lapis fluting di tengah. Ini adalah jenis yang paling umum.
Sifat: Cukup kuat untuk menahan beban ringan hingga sedang.
Fungsi: Kemasan mi instan, kotak sepatu, kotak pizza, dan pengiriman paket ekspedisi standar.
C. Double Wall
Terdiri dari tiga lapis liner dan dua lapis fluting.
Sifat: Sangat kokoh dan tahan terhadap tumpukan tinggi.
Fungsi: Kemasan barang elektronik besar (TV, Kulkas), mesin, atau barang ekspor yang memerlukan perlindungan ekstra.
D. Triple Wall
Terdiri dari empat lapis liner dan tiga lapis fluting.
Sifat: Sangat kuat, hampir menyamai kekuatan peti kayu.
Fungsi: Pengiriman suku cadang otomotif berat atau bahan kimia dalam jumlah besar.
3. Jenis Kardus Berdasarkan Fungsi Pengemasan
Dalam manajemen logistik, kardus dikelompokkan menjadi tiga fungsi utama:
1. Kardus sebagai Kemasan Sekunder
Fungsinya adalah menyatukan beberapa unit kemasan primer (produk yang sudah dibungkus kecil-kecil) agar mudah dibawa.
Contoh: Kardus besar yang berisi 40 bungkus mi instan.
2. Kardus sebagai Kemasan Tersier (Shipping Box)
Fungsinya untuk melindungi produk selama proses distribusi dan transportasi jarak jauh.
Ciri: Biasanya polos atau hanya memiliki informasi logistik (simbol "Jangan Dibanting", "Sisi Atas", dsb).
3. Kardus sebagai Media Branding (Gift Box/Retail)
Kardus yang dicetak berwarna-warni dengan desain menarik.
Contoh: Kotak smartphone, kotak kue/hampers.
4. Keunggulan Kardus dibanding Bahan Lain
Ekonomis: Biaya produksi lebih rendah dibanding kayu atau plastik tebal.
Ramah Lingkungan: Mudah didaur ulang (recyclable) dan dapat terurai secara alami (biodegradable).
Efisiensi Ruang: Kardus bisa disimpan dalam bentuk lembaran datar (knock-down) sebelum digunakan.
Customizable: Mudah dipotong, dilipat, dan dicetak sesuai kebutuhan produk.
5. Tips Memilih Kardus yang Tepat
Beban Produk: Semakin berat produk, gunakan lapisan Double Wall.
Kelembapan: Jika produk akan disimpan di ruang dingin/lembab, pilih kardus dengan lapisan wax atau laminasi.
Estetika: Untuk kado atau produk premium, gunakan jenis E-Flute (gelombang tipis) karena hasilnya lebih halus saat dicetak gambar.



8:35 AM
Ar1f54
Posted in:
0 comments:
Post a Comment